Struktur dan Fungsi Tumbuhan

BIMBEL
Share
Sunday, December 20, 2009 at 11:06am
STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH TUMBUHAN
Materi 7 kelas VIII
===============================================================
STRUKTUR TUMBUHAN : E K E S
E : Epidermis
K : Kortex, terdiri dari : jaringan stereon dan Parenkim
E : Endodermis, merupakan jaringan pembatas antara kortex dan stele
S : Silinder pusat , terdir dari : jaringan pengnagkuta (Xylem dan Phloem)

MACAM JARINGAN TUMBUHAN
A. JARINGAN MERISTEM
• Merupakan jaringan yang aktif membelah
• Disebut juga jaringan meristematik atau embrional.
• Terdapat pada ujung akar, ujung batang, kamibium ikatan pembuluh.
• Tumbuh secara vertikal dan horizontal.
B. JARINGAN PERMANEN/DEWASA
1. Jaringan pelindung yaitu Jaringan Epidermis
• Merupakan selapis sel pipih, tipis dan rapat
• Terletak paling luar/tepi
• Memiliki lapisan kutikula/lilin
• Berfungsi untuk menutupi permukaan daun, bunga, buah dan akar.

2. Jaringan Stereon/Penguat.
a. Jaringan Sklerenkim
• Merupakan sel-sel yang telah mati, terdiri dari fiber/serat dan sel batu/sklereid.
• Mengalami penebalan pada seluruh dinding sel oleh zat Lignin/zat kayu.
• Bersifat kaku/mudah patah.
• Berfungsi untuk melindungi dan menguatkan bagian dalam sel

b. Jaringan Kolenkim
• Penebalan terjadi di sudut-sudut sel oleh zat selulose
• Bersifat lentur/fleksibel
• Mengandung klorofil
• Terdapat pada batang, daun, buah dan akar.
• Berfungsi untuk menguatkan tubuh tumbuhan.

3. Jaringan Parenkim
• Disebut juga jaringan dasar
• Berada juga di Berkas Pengangkutan (BP)/
• Bentuknya bermacm-macam seperti : tiang/palisade ; sponsn/bunga karang ; bintang dan lipatan.
• Selnya tipis dan terdapat ruang antar sel (r.a.s.)
• Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan, air, udara, fotosintesis dan transportasi.
4. Jaringan Pengangkutan
a. Jaringan Xylem
• Disebut jaringan kayu
• Terletak di bagian paling dalam.
• Memiliki trakeid yang mengalami penebalan.
• Berfungsi untuk mengangkut air, garam mineral dan unsur hara dari akar ke daun dan seluruh jaringan tubuh.

b. Jaringan Phloem
• Disebut juga jaringan tapi.
• Terletak di sebelah luar jaringan Xylem
• Memiliki sel tapis yang bentuknya kecil dan sel tetangga.
• Berfungsi untuk mengangkut hasil fotodintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

5. Jaringan Gabus/Periderm
• Merupakan sel pengganti epidermis yang telah mati
• Mengandung zat suberin/zat gabus.
• Berfungsi sebagai pelindung dan jalur transportasi air.

ORGAN TUMBUHAN
A. ORGAN POKOK
1. AKAR
2. BATANG
3. DAUN

B. ORGAN TAMBAHAN
1. BUNGA
2. BUAH
3. BIJI
AKAR
a. Fungsi akar :
• Menyerap air, garam dan unsur hara
• Alat transportasi
• Menyimpan cadangan makanan
• Penunjang dan memperkokoh tubuh tumbuhan.
• Alat respirasi
• Alat reproduksi
• Tempat tumbuhnya tunas

b. Struktur Akar
1. Struktur luar
• Rambut akar
• Batang akar
• Unjun akar
• Meristem
• Kaliptra

2. Struktur dalam
E : Epidermis, termodifikasi menjadi bulu-bulu akar
K : Kortex, sebagai tempat cadangan makanan dan Repsirasi
E : Endodermis, sebagai transportasi mineral dan air
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP)

3. Daerah Pertumbuhan Akar
• Kaliptra yaitu jaringan yang melindungi ujung akar. Disebut juga tudung akar.
• Meristematik yaitu daerah yang selnya aktif membelah diri
• Pertumbuhan dan perkembangan yaitu daerah terjadinya pertambahan jumlah sel akibat aktivitas daerah meristematik.
• Differensiasi yaitu daerah perubahan sel baik bentuk serta fungsinya. Atau daerah modifikasi sel.

6. Macam Akar
• Akar nafas, ex : tanaman bakau
• Akar gantung, ex : beringin, anggrek
• Akar tunjang, ex: Pandanus sp
• Akar serabut., ex : golongan Monokotil
• Akar Tunggang, ex : golongan Dikotil

7. Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Serabut SISTEM PERAKARAN Tunggang
Batas ujung akar & kaiptra jelas ANATOMI Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
Selang seling B.P. Kolateral
Mempunyai EMPULUR Tidak mempunyai
Beberapa lapis PERISIKEL Satu lapis

BATANG
1. Fungsi :
• Tempat lintasan makanan dan air
• Penyokong tumbuhan
• Penyimpan sebgaina hasil fotosintesis.
• Pembentuk tubuh tumbuhan seperti daun, tunas dan bunga.
• Alat reproduksi vegetatif
• Memberikan bentuk tubuh tumbuhan.

2. Struktur batang
a. DIKOTIL
E : Epidermis, mengalami penebalan zat gabus dan kutikula, termodifikasi
membentuk lenti sel.

K : Kortex, Jaringan parenkim dengan r. a.s. dan jaringan penguat dengan
penebalannya.
E : Endodermis, mengandung zat tepung, terdapat floeterma (selaput
tepung).
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP) tipe kolateral terbuka. Terdapat empulur dan
perisikel.

b. MONOKOTIL
• Tidak mempunyai kambium
• Pertumbuhannya terbatas
• Ikatan pembuluh dengan tipe kolatral tertutup
• Memiliki empulur dan sklerenkim
• Epidermis dengan stomata dan bulu-bulu akar.

3. Perbedaan batang dikotil dn monokotil

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Tidak ada Cabang Ada
Tersebar Jaringan Pengangkutan Teratur
Tidak ada Kambium Ada
Besar/ada Rongga udara Tidak ada

6. Lingkaran tahun
• Terjadi akibat pertumbuhan kamium kearah luar dan dalam yang diperlihatkan dengan sebentuk garis melingkar.
• Adanya perbedaan nyata antara lingkaran tahun di musim hujan dan musim kemarau.
• Pada musim kemarau lingkaran tahun yang terjadi selnya lebih kecil dan sedikit
• Sedangkan pada musim penghujan lingkaran tahu n yang terjadi selnya lebih besar dan banyak.

DAUN
1. Fungsi :
• Merupakan organ fotosintesis
• Alat transportasi
• Membatasi proses transpirasi dengan adanya lapisan kutikul.
• Alat reproduksi vegetatif

2. Struktur daun
E : Epidermis, bagian atas selapis sel dengan peenbalan kutikula. Bagian
bawah selapis sel dengan termodifikasi menjadi stomata.
K : Kortex, merupakan bagian dari mesofl daun/dagingdaun yang terdiri dari
jaringan Parenkim baik palisade dan spons.
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP) yang terlihat dalam urat daun. Terdapat tulang daun
dalam JP dengan jaringan penguat kolenkim. Pada tangkai daun
terdapat jaringan penguat berupa kolenkim dan sklerenkim.

3. Hal-hal yang menyebabkan larutan garam mineral naik ke bagian daun.
a. Tekanan Akar
• Secara osmosis dari akar ke seluruhbagian tumbuhan.
• Paling tinggi terjadi pada malam hari.

b. Daya kapilaritas
• Pembuluh di akar, batang dan daun asling berhubungan membentuk pembuluh kapiler.
• Akibat dari gaya adhesi anata dinding xylem dengan molekul air dan akibat gaya kohesi antara molekul air.

c. Daya isap daun
• Akibat dari penguapan dandaun kekurangan air
• Menyebabkan air dalam saluran ikatan pembuluh naik ke daun.

d. Pengaruh sel-sel yang hidup

4. Pengeluaran larutan dari daun
• Gutasi yaitu proses perembesan tetes-tetes air melalui celah daun (hidatoda/gutatoda/emisarium) di bagian ujung daun.
• Transpirasi yaitu proses pengauapan dari tumbuhan baik akar, daun dan batang melalui stomata. Alat pengukuranya dinamakan Potometer atau Porormeter.
• Pendarahan yaitu proses keluarnya air bersama zat-zat yang terlarut di dalamnya melalui luka. Biasanya hasil pelukan ini dapat bermanfaat bagi manusia. Seperti karet menghasilkan latex, seludang kelapa menghasilkan aren dan pinus menghasilkan terpentin.

5. Faktor yang mempengaruhi transpirasi
a. Faktor luar
• Suhu
• Kelembaban relatif
• Pergerakan air
• Tekanan Atmosfer
• Cahaya
• Angin
• Persediaan air tanah

b. Faktor dalam
• Ukuran daun
• Tebal daun
• Jumlah stomata
• Ada tidaknya lapisan kutikula
• Banyak sedikitnya trikoma

BUNGA
• Merupakan organ reproduksi
• Dipunyai oleh tumbuhan tingkat tinggi
• Terbentuk dari ujung cabang

1. Bagian bunga
• Tangkai bunga/Pedunculus
• Dasar bunga/Receptaculum
• Perhiasan bunga yang meliputi Kelopak bunga/calyx dan mahkota bunga/corolla.
• Gamet bunga meliputi :
a. Pistillum/putik, terdiri dari :
• Kepala putik/tigma
• Tangkai putik/stylus
• Bakal buah/ovarium
• Bakal biji/ovulum
b. Stamen/benang sari, terdiri dari :
• Tangkai sari/filamen
• Kepala sari/anthera
• Serbuk sari /pollen

2. Pembagian tumbuhan berdasarkan kedudukan gamet bunga:
• Monoseus/berumah satu yaitu tumbuhan yang memiliki 2 macam bunga yaitu bunga jantan dan betina pada satu pohon.
• Diosesus/berumah dua yaitu tumbuhan yang hanya memiliki 1 macam bunga aytiu bisa bunga jantan atau bungan betina.

3. Pada tumbuhan Gymnospermae
• Belum memiliki bunga yang sesungguhnya.
• Alat reproduksi berupa strobilus, mengandung daun buah dan serbuksari.
• Ex : Gnetum gnemon, Pinus merkusii

4. Pada tumbuhan Angiospermae
• Sudah memiliki bunga yang sesungguhnya
• Berdasarkan susunan bunganya dapat dibedakan menajdi :
Bunga tunggal yaitu dalam satu tangkai hanya terdapat satu kuntum bunga. Ex : Hibiscus rosa-sinensis
Bunga majemuk yaitu dalam satu tangkai terdapat banyak kuntum bunga. Ex : Helianthus anuus, Mimmosa pudica

• Macam bunga majemuk
Bunga Tandan , memiliki ciri-ciri :
Bertangkai nyata
Melekat pada ibu tangkai yang tidak bercabang
Ex : Ixora palludosa

Bunga Tongkol, memiliki ciri-ciri :
Tidak bertangkai pada bunganya
Melekat pada ibu tangkai ukuran besar dan bergerombol
Ex : Bunga ♀ pada Zea mays

Bunga Cawan, memiliki ciri-ciri :
Memiliki ibu ujung tangkai melebar dan merata
Berbentuk cawan/cakaram
Ex : Helianthus anuus

Bunga Bongkol, memiliki ciri-ciri :
Bunga manjemuk secara kesseluruhan
Berbentuk bola
Ex : Mimmosa pudica, Lamtoro dan petai Cina

BUAH
• Berkembang dari bagian sel gamet ♀ yang disebut bakal buah

1. Bagian buah
• Buah yang lengkkap tersusun dari biji, daging buah dan kulit buah.
• Kulit buah yang sudah masak biasanya terdiri dari epikarp, mesokarp dan endokarp. Terdapat pada Cocos sp, Kenari, Mangifera indica, Musa paradisiaca.

2. Fungsi buah
• Menyimpan cadangan makanan
• Membantu proses pemencaran tumbuhan.

3. Macam buah, secara umum :
• Buah tunggal yaitu buah yang dibentuk olehh satu bakal buah yang berasal dari satu bunga. Ex : Mangifera indica
• Buah agregat yaitu buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah yang berasak dari satu bunga. Ex : Anona muricata, Fragaria vesca, Srikaya.
• Buah majemuk yaitu buah yang terbentuk dari banyak bakal buah yang berasal dari banyak bunga. Ex : Ananas commosus, Artocarpus integra, Keluwih.

4. Macam buah berdasarkan jenisnya :
• Buah sejati yaitu buah yang terbentuk dari bakal buah. Ex : Mangifera indica, Avocado, Papaya sp, Semangka.
• Buah semu aytiubuah yang terbentuk dari bakal buah dan bagian-bagianlain dari bunga. Ex : Anacardium ocidentale, Fragaria vesca, Pyrus malus, Artocarpus integra.

BIJI
• Tebentuk dari bakal biji, hasil dari fertilisasi
• Terletak dalam bakal buah.
• Merupakan alat reproduksi generatif
• Bagian dalam terdapat embrio atau calon individu baru.

1. Fungsi biji
• Menyimpan cadangan makanan.
• Alat pemencaran tumbuhan.

KLASIFIKASI TUMBUHAN BERDASARKAN KEMAMPUAN PENYERAPAN AIR
1. HIDROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan air. Ex : Eicchornia crassipes, Lotus/teratai.
2. HALOFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. Ex : Bakau, Nipah.
3. MESOFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan yang cukup air. Ex : Coffea, Coklat.
4. XEROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk
Hidup di lingkungan yang kurang air/kering. Ex : Kaktus, Kurma.
5. HIGROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempuyai kemampuan untuk hidup di lingkungan yang lembab. Ex : Bryophyta, Pterydophyta.BIMBEL
Share
Sunday, December 20, 2009 at 11:06am
STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH TUMBUHAN
Materi 7 kelas VIII
===============================================================
STRUKTUR TUMBUHAN : E K E S
E : Epidermis
K : Kortex, terdiri dari : jaringan stereon dan Parenkim
E : Endodermis, merupakan jaringan pembatas antara kortex dan stele
S : Silinder pusat , terdir dari : jaringan pengnagkuta (Xylem dan Phloem)

MACAM JARINGAN TUMBUHAN
A. JARINGAN MERISTEM
• Merupakan jaringan yang aktif membelah
• Disebut juga jaringan meristematik atau embrional.
• Terdapat pada ujung akar, ujung batang, kamibium ikatan pembuluh.
• Tumbuh secara vertikal dan horizontal.
B. JARINGAN PERMANEN/DEWASA
1. Jaringan pelindung yaitu Jaringan Epidermis
• Merupakan selapis sel pipih, tipis dan rapat
• Terletak paling luar/tepi
• Memiliki lapisan kutikula/lilin
• Berfungsi untuk menutupi permukaan daun, bunga, buah dan akar.

2. Jaringan Stereon/Penguat.
a. Jaringan Sklerenkim
• Merupakan sel-sel yang telah mati, terdiri dari fiber/serat dan sel batu/sklereid.
• Mengalami penebalan pada seluruh dinding sel oleh zat Lignin/zat kayu.
• Bersifat kaku/mudah patah.
• Berfungsi untuk melindungi dan menguatkan bagian dalam sel

b. Jaringan Kolenkim
• Penebalan terjadi di sudut-sudut sel oleh zat selulose
• Bersifat lentur/fleksibel
• Mengandung klorofil
• Terdapat pada batang, daun, buah dan akar.
• Berfungsi untuk menguatkan tubuh tumbuhan.

3. Jaringan Parenkim
• Disebut juga jaringan dasar
• Berada juga di Berkas Pengangkutan (BP)/
• Bentuknya bermacm-macam seperti : tiang/palisade ; sponsn/bunga karang ; bintang dan lipatan.
• Selnya tipis dan terdapat ruang antar sel (r.a.s.)
• Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan, air, udara, fotosintesis dan transportasi.
4. Jaringan Pengangkutan
a. Jaringan Xylem
• Disebut jaringan kayu
• Terletak di bagian paling dalam.
• Memiliki trakeid yang mengalami penebalan.
• Berfungsi untuk mengangkut air, garam mineral dan unsur hara dari akar ke daun dan seluruh jaringan tubuh.

b. Jaringan Phloem
• Disebut juga jaringan tapi.
• Terletak di sebelah luar jaringan Xylem
• Memiliki sel tapis yang bentuknya kecil dan sel tetangga.
• Berfungsi untuk mengangkut hasil fotodintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

5. Jaringan Gabus/Periderm
• Merupakan sel pengganti epidermis yang telah mati
• Mengandung zat suberin/zat gabus.
• Berfungsi sebagai pelindung dan jalur transportasi air.

ORGAN TUMBUHAN
A. ORGAN POKOK
1. AKAR
2. BATANG
3. DAUN

B. ORGAN TAMBAHAN
1. BUNGA
2. BUAH
3. BIJI
AKAR
a. Fungsi akar :
• Menyerap air, garam dan unsur hara
• Alat transportasi
• Menyimpan cadangan makanan
• Penunjang dan memperkokoh tubuh tumbuhan.
• Alat respirasi
• Alat reproduksi
• Tempat tumbuhnya tunas

b. Struktur Akar
1. Struktur luar
• Rambut akar
• Batang akar
• Unjun akar
• Meristem
• Kaliptra

2. Struktur dalam
E : Epidermis, termodifikasi menjadi bulu-bulu akar
K : Kortex, sebagai tempat cadangan makanan dan Repsirasi
E : Endodermis, sebagai transportasi mineral dan air
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP)

3. Daerah Pertumbuhan Akar
• Kaliptra yaitu jaringan yang melindungi ujung akar. Disebut juga tudung akar.
• Meristematik yaitu daerah yang selnya aktif membelah diri
• Pertumbuhan dan perkembangan yaitu daerah terjadinya pertambahan jumlah sel akibat aktivitas daerah meristematik.
• Differensiasi yaitu daerah perubahan sel baik bentuk serta fungsinya. Atau daerah modifikasi sel.

6. Macam Akar
• Akar nafas, ex : tanaman bakau
• Akar gantung, ex : beringin, anggrek
• Akar tunjang, ex: Pandanus sp
• Akar serabut., ex : golongan Monokotil
• Akar Tunggang, ex : golongan Dikotil

7. Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Serabut SISTEM PERAKARAN Tunggang
Batas ujung akar & kaiptra jelas ANATOMI Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
Selang seling B.P. Kolateral
Mempunyai EMPULUR Tidak mempunyai
Beberapa lapis PERISIKEL Satu lapis

BATANG
1. Fungsi :
• Tempat lintasan makanan dan air
• Penyokong tumbuhan
• Penyimpan sebgaina hasil fotosintesis.
• Pembentuk tubuh tumbuhan seperti daun, tunas dan bunga.
• Alat reproduksi vegetatif
• Memberikan bentuk tubuh tumbuhan.

2. Struktur batang
a. DIKOTIL
E : Epidermis, mengalami penebalan zat gabus dan kutikula, termodifikasi
membentuk lenti sel.

K : Kortex, Jaringan parenkim dengan r. a.s. dan jaringan penguat dengan
penebalannya.
E : Endodermis, mengandung zat tepung, terdapat floeterma (selaput
tepung).
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP) tipe kolateral terbuka. Terdapat empulur dan
perisikel.

b. MONOKOTIL
• Tidak mempunyai kambium
• Pertumbuhannya terbatas
• Ikatan pembuluh dengan tipe kolatral tertutup
• Memiliki empulur dan sklerenkim
• Epidermis dengan stomata dan bulu-bulu akar.

3. Perbedaan batang dikotil dn monokotil

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Tidak ada Cabang Ada
Tersebar Jaringan Pengangkutan Teratur
Tidak ada Kambium Ada
Besar/ada Rongga udara Tidak ada

6. Lingkaran tahun
• Terjadi akibat pertumbuhan kamium kearah luar dan dalam yang diperlihatkan dengan sebentuk garis melingkar.
• Adanya perbedaan nyata antara lingkaran tahun di musim hujan dan musim kemarau.
• Pada musim kemarau lingkaran tahun yang terjadi selnya lebih kecil dan sedikit
• Sedangkan pada musim penghujan lingkaran tahu n yang terjadi selnya lebih besar dan banyak.

DAUN
1. Fungsi :
• Merupakan organ fotosintesis
• Alat transportasi
• Membatasi proses transpirasi dengan adanya lapisan kutikul.
• Alat reproduksi vegetatif

2. Struktur daun
E : Epidermis, bagian atas selapis sel dengan peenbalan kutikula. Bagian
bawah selapis sel dengan termodifikasi menjadi stomata.
K : Kortex, merupakan bagian dari mesofl daun/dagingdaun yang terdiri dari
jaringan Parenkim baik palisade dan spons.
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP) yang terlihat dalam urat daun. Terdapat tulang daun
dalam JP dengan jaringan penguat kolenkim. Pada tangkai daun
terdapat jaringan penguat berupa kolenkim dan sklerenkim.

3. Hal-hal yang menyebabkan larutan garam mineral naik ke bagian daun.
a. Tekanan Akar
• Secara osmosis dari akar ke seluruhbagian tumbuhan.
• Paling tinggi terjadi pada malam hari.

b. Daya kapilaritas
• Pembuluh di akar, batang dan daun asling berhubungan membentuk pembuluh kapiler.
• Akibat dari gaya adhesi anata dinding xylem dengan molekul air dan akibat gaya kohesi antara molekul air.

c. Daya isap daun
• Akibat dari penguapan dandaun kekurangan air
• Menyebabkan air dalam saluran ikatan pembuluh naik ke daun.

d. Pengaruh sel-sel yang hidup

4. Pengeluaran larutan dari daun
• Gutasi yaitu proses perembesan tetes-tetes air melalui celah daun (hidatoda/gutatoda/emisarium) di bagian ujung daun.
• Transpirasi yaitu proses pengauapan dari tumbuhan baik akar, daun dan batang melalui stomata. Alat pengukuranya dinamakan Potometer atau Porormeter.
• Pendarahan yaitu proses keluarnya air bersama zat-zat yang terlarut di dalamnya melalui luka. Biasanya hasil pelukan ini dapat bermanfaat bagi manusia. Seperti karet menghasilkan latex, seludang kelapa menghasilkan aren dan pinus menghasilkan terpentin.

5. Faktor yang mempengaruhi transpirasi
a. Faktor luar
• Suhu
• Kelembaban relatif
• Pergerakan air
• Tekanan Atmosfer
• Cahaya
• Angin
• Persediaan air tanah

b. Faktor dalam
• Ukuran daun
• Tebal daun
• Jumlah stomata
• Ada tidaknya lapisan kutikula
• Banyak sedikitnya trikoma

BUNGA
• Merupakan organ reproduksi
• Dipunyai oleh tumbuhan tingkat tinggi
• Terbentuk dari ujung cabang

1. Bagian bunga
• Tangkai bunga/Pedunculus
• Dasar bunga/Receptaculum
• Perhiasan bunga yang meliputi Kelopak bunga/calyx dan mahkota bunga/corolla.
• Gamet bunga meliputi :
a. Pistillum/putik, terdiri dari :
• Kepala putik/tigma
• Tangkai putik/stylus
• Bakal buah/ovarium
• Bakal biji/ovulum
b. Stamen/benang sari, terdiri dari :
• Tangkai sari/filamen
• Kepala sari/anthera
• Serbuk sari /pollen

2. Pembagian tumbuhan berdasarkan kedudukan gamet bunga:
• Monoseus/berumah satu yaitu tumbuhan yang memiliki 2 macam bunga yaitu bunga jantan dan betina pada satu pohon.
• Diosesus/berumah dua yaitu tumbuhan yang hanya memiliki 1 macam bunga aytiu bisa bunga jantan atau bungan betina.

3. Pada tumbuhan Gymnospermae
• Belum memiliki bunga yang sesungguhnya.
• Alat reproduksi berupa strobilus, mengandung daun buah dan serbuksari.
• Ex : Gnetum gnemon, Pinus merkusii

4. Pada tumbuhan Angiospermae
• Sudah memiliki bunga yang sesungguhnya
• Berdasarkan susunan bunganya dapat dibedakan menajdi :
Bunga tunggal yaitu dalam satu tangkai hanya terdapat satu kuntum bunga. Ex : Hibiscus rosa-sinensis
Bunga majemuk yaitu dalam satu tangkai terdapat banyak kuntum bunga. Ex : Helianthus anuus, Mimmosa pudica

• Macam bunga majemuk
Bunga Tandan , memiliki ciri-ciri :
Bertangkai nyata
Melekat pada ibu tangkai yang tidak bercabang
Ex : Ixora palludosa

Bunga Tongkol, memiliki ciri-ciri :
Tidak bertangkai pada bunganya
Melekat pada ibu tangkai ukuran besar dan bergerombol
Ex : Bunga ♀ pada Zea mays

Bunga Cawan, memiliki ciri-ciri :
Memiliki ibu ujung tangkai melebar dan merata
Berbentuk cawan/cakaram
Ex : Helianthus anuus

Bunga Bongkol, memiliki ciri-ciri :
Bunga manjemuk secara kesseluruhan
Berbentuk bola
Ex : Mimmosa pudica, Lamtoro dan petai Cina

BUAH
• Berkembang dari bagian sel gamet ♀ yang disebut bakal buah

1. Bagian buah
• Buah yang lengkkap tersusun dari biji, daging buah dan kulit buah.
• Kulit buah yang sudah masak biasanya terdiri dari epikarp, mesokarp dan endokarp. Terdapat pada Cocos sp, Kenari, Mangifera indica, Musa paradisiaca.

2. Fungsi buah
• Menyimpan cadangan makanan
• Membantu proses pemencaran tumbuhan.

3. Macam buah, secara umum :
• Buah tunggal yaitu buah yang dibentuk olehh satu bakal buah yang berasal dari satu bunga. Ex : Mangifera indica
• Buah agregat yaitu buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah yang berasak dari satu bunga. Ex : Anona muricata, Fragaria vesca, Srikaya.
• Buah majemuk yaitu buah yang terbentuk dari banyak bakal buah yang berasal dari banyak bunga. Ex : Ananas commosus, Artocarpus integra, Keluwih.

4. Macam buah berdasarkan jenisnya :
• Buah sejati yaitu buah yang terbentuk dari bakal buah. Ex : Mangifera indica, Avocado, Papaya sp, Semangka.
• Buah semu aytiubuah yang terbentuk dari bakal buah dan bagian-bagianlain dari bunga. Ex : Anacardium ocidentale, Fragaria vesca, Pyrus malus, Artocarpus integra.

BIJI
• Tebentuk dari bakal biji, hasil dari fertilisasi
• Terletak dalam bakal buah.
• Merupakan alat reproduksi generatif
• Bagian dalam terdapat embrio atau calon individu baru.

1. Fungsi biji
• Menyimpan cadangan makanan.
• Alat pemencaran tumbuhan.

KLASIFIKASI TUMBUHAN BERDASARKAN KEMAMPUAN PENYERAPAN AIR
1. HIDROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan air. Ex : Eicchornia crassipes, Lotus/teratai.
2. HALOFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. Ex : Bakau, Nipah.
3. MESOFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan yang cukup air. Ex : Coffea, Coklat.
4. XEROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk
Hidup di lingkungan yang kurang air/kering. Ex : Kaktus, Kurma.
5. HIGROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempuyai kemampuan untuk hidup di lingkungan yang lembab. Ex : Bryophyta, Pterydophyta.STRUKTUR TUMBUHAN : E K E S
E : Epidermis
K : Kortex, terdiri dari : jaringan stereon dan Parenkim
E : Endodermis, merupakan jaringan pembatas antara kortex dan stele
S : Silinder pusat , terdir dari : jaringan pengnagkuta (Xylem dan Phloem)

MACAM JARINGAN TUMBUHAN
A. JARINGAN MERISTEM
• Merupakan jaringan yang aktif membelah
• Disebut juga jaringan meristematik atau embrional.
• Terdapat pada ujung akar, ujung batang, kamibium ikatan pembuluh.
• Tumbuh secara vertikal dan horizontal.
B. JARINGAN PERMANEN/DEWASA
1. Jaringan pelindung yaitu Jaringan Epidermis
• Merupakan selapis sel pipih, tipis dan rapat
• Terletak paling luar/tepi
• Memiliki lapisan kutikula/lilin
• Berfungsi untuk menutupi permukaan daun, bunga, buah dan akar.

2. Jaringan Stereon/Penguat.
a. Jaringan Sklerenkim
• Merupakan sel-sel yang telah mati, terdiri dari fiber/serat dan sel batu/sklereid.
• Mengalami penebalan pada seluruh dinding sel oleh zat Lignin/zat kayu.
• Bersifat kaku/mudah patah.
• Berfungsi untuk melindungi dan menguatkan bagian dalam sel

b. Jaringan Kolenkim
• Penebalan terjadi di sudut-sudut sel oleh zat selulose
• Bersifat lentur/fleksibel
• Mengandung klorofil
• Terdapat pada batang, daun, buah dan akar.
• Berfungsi untuk menguatkan tubuh tumbuhan.

3. Jaringan Parenkim
• Disebut juga jaringan dasar
• Berada juga di Berkas Pengangkutan (BP)/
• Bentuknya bermacm-macam seperti : tiang/palisade ; sponsn/bunga karang ; bintang dan lipatan.
• Selnya tipis dan terdapat ruang antar sel (r.a.s.)
• Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan, air, udara, fotosintesis dan transportasi.
4. Jaringan Pengangkutan
a. Jaringan Xylem
• Disebut jaringan kayu
• Terletak di bagian paling dalam.
• Memiliki trakeid yang mengalami penebalan.
• Berfungsi untuk mengangkut air, garam mineral dan unsur hara dari akar ke daun dan seluruh jaringan tubuh.

b. Jaringan Phloem
• Disebut juga jaringan tapi.
• Terletak di sebelah luar jaringan Xylem
• Memiliki sel tapis yang bentuknya kecil dan sel tetangga.
• Berfungsi untuk mengangkut hasil fotodintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

5. Jaringan Gabus/Periderm
• Merupakan sel pengganti epidermis yang telah mati
• Mengandung zat suberin/zat gabus.
• Berfungsi sebagai pelindung dan jalur transportasi air.

ORGAN TUMBUHAN
A. ORGAN POKOK
1. AKAR
2. BATANG
3. DAUN

B. ORGAN TAMBAHAN
1. BUNGA
2. BUAH
3. BIJI
AKAR
a. Fungsi akar :
• Menyerap air, garam dan unsur hara
• Alat transportasi
• Menyimpan cadangan makanan
• Penunjang dan memperkokoh tubuh tumbuhan.
• Alat respirasi
• Alat reproduksi
• Tempat tumbuhnya tunas

b. Struktur Akar
1. Struktur luar
• Rambut akar
• Batang akar
• Unjun akar
• Meristem
• Kaliptra

2. Struktur dalam
E : Epidermis, termodifikasi menjadi bulu-bulu akar
K : Kortex, sebagai tempat cadangan makanan dan Repsirasi
E : Endodermis, sebagai transportasi mineral dan air
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP)

3. Daerah Pertumbuhan Akar
• Kaliptra yaitu jaringan yang melindungi ujung akar. Disebut juga tudung akar.
• Meristematik yaitu daerah yang selnya aktif membelah diri
• Pertumbuhan dan perkembangan yaitu daerah terjadinya pertambahan jumlah sel akibat aktivitas daerah meristematik.
• Differensiasi yaitu daerah perubahan sel baik bentuk serta fungsinya. Atau daerah modifikasi sel.

6. Macam Akar
• Akar nafas, ex : tanaman bakau
• Akar gantung, ex : beringin, anggrek
• Akar tunjang, ex: Pandanus sp
• Akar serabut., ex : golongan Monokotil
• Akar Tunggang, ex : golongan Dikotil

7. Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Serabut SISTEM PERAKARAN Tunggang
Batas ujung akar & kaiptra jelas ANATOMI Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
Selang seling B.P. Kolateral
Mempunyai EMPULUR Tidak mempunyai
Beberapa lapis PERISIKEL Satu lapis

BATANG
1. Fungsi :
• Tempat lintasan makanan dan air
• Penyokong tumbuhan
• Penyimpan sebgaina hasil fotosintesis.
• Pembentuk tubuh tumbuhan seperti daun, tunas dan bunga.
• Alat reproduksi vegetatif
• Memberikan bentuk tubuh tumbuhan.

2. Struktur batang
a. DIKOTIL
E : Epidermis, mengalami penebalan zat gabus dan kutikula, termodifikasi
membentuk lenti sel.

K : Kortex, Jaringan parenkim dengan r. a.s. dan jaringan penguat dengan
penebalannya.
E : Endodermis, mengandung zat tepung, terdapat floeterma (selaput
tepung).
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP) tipe kolateral terbuka. Terdapat empulur dan
perisikel.

b. MONOKOTIL
• Tidak mempunyai kambium
• Pertumbuhannya terbatas
• Ikatan pembuluh dengan tipe kolatral tertutup
• Memiliki empulur dan sklerenkim
• Epidermis dengan stomata dan bulu-bulu akar.

3. Perbedaan batang dikotil dn monokotil

MONOKOTIL PERBEDAAN DIKOTIL
Tidak ada Cabang Ada
Tersebar Jaringan Pengangkutan Teratur
Tidak ada Kambium Ada
Besar/ada Rongga udara Tidak ada

6. Lingkaran tahun
• Terjadi akibat pertumbuhan kamium kearah luar dan dalam yang diperlihatkan dengan sebentuk garis melingkar.
• Adanya perbedaan nyata antara lingkaran tahun di musim hujan dan musim kemarau.
• Pada musim kemarau lingkaran tahun yang terjadi selnya lebih kecil dan sedikit
• Sedangkan pada musim penghujan lingkaran tahu n yang terjadi selnya lebih besar dan banyak.

DAUN
1. Fungsi :
• Merupakan organ fotosintesis
• Alat transportasi
• Membatasi proses transpirasi dengan adanya lapisan kutikul.
• Alat reproduksi vegetatif

2. Struktur daun
E : Epidermis, bagian atas selapis sel dengan peenbalan kutikula. Bagian
bawah selapis sel dengan termodifikasi menjadi stomata.
K : Kortex, merupakan bagian dari mesofl daun/dagingdaun yang terdiri dari
jaringan Parenkim baik palisade dan spons.
S : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan
Pengangkutan (JP) yang terlihat dalam urat daun. Terdapat tulang daun
dalam JP dengan jaringan penguat kolenkim. Pada tangkai daun
terdapat jaringan penguat berupa kolenkim dan sklerenkim.

3. Hal-hal yang menyebabkan larutan garam mineral naik ke bagian daun.
a. Tekanan Akar
• Secara osmosis dari akar ke seluruhbagian tumbuhan.
• Paling tinggi terjadi pada malam hari.

b. Daya kapilaritas
• Pembuluh di akar, batang dan daun asling berhubungan membentuk pembuluh kapiler.
• Akibat dari gaya adhesi anata dinding xylem dengan molekul air dan akibat gaya kohesi antara molekul air.

c. Daya isap daun
• Akibat dari penguapan dandaun kekurangan air
• Menyebabkan air dalam saluran ikatan pembuluh naik ke daun.

d. Pengaruh sel-sel yang hidup

4. Pengeluaran larutan dari daun
• Gutasi yaitu proses perembesan tetes-tetes air melalui celah daun (hidatoda/gutatoda/emisarium) di bagian ujung daun.
• Transpirasi yaitu proses pengauapan dari tumbuhan baik akar, daun dan batang melalui stomata. Alat pengukuranya dinamakan Potometer atau Porormeter.
• Pendarahan yaitu proses keluarnya air bersama zat-zat yang terlarut di dalamnya melalui luka. Biasanya hasil pelukan ini dapat bermanfaat bagi manusia. Seperti karet menghasilkan latex, seludang kelapa menghasilkan aren dan pinus menghasilkan terpentin.

5. Faktor yang mempengaruhi transpirasi
a. Faktor luar
• Suhu
• Kelembaban relatif
• Pergerakan air
• Tekanan Atmosfer
• Cahaya
• Angin
• Persediaan air tanah

b. Faktor dalam
• Ukuran daun
• Tebal daun
• Jumlah stomata
• Ada tidaknya lapisan kutikula
• Banyak sedikitnya trikoma

BUNGA
• Merupakan organ reproduksi
• Dipunyai oleh tumbuhan tingkat tinggi
• Terbentuk dari ujung cabang

1. Bagian bunga
• Tangkai bunga/Pedunculus
• Dasar bunga/Receptaculum
• Perhiasan bunga yang meliputi Kelopak bunga/calyx dan mahkota bunga/corolla.
• Gamet bunga meliputi :
a. Pistillum/putik, terdiri dari :
• Kepala putik/tigma
• Tangkai putik/stylus
• Bakal buah/ovarium
• Bakal biji/ovulum
b. Stamen/benang sari, terdiri dari :
• Tangkai sari/filamen
• Kepala sari/anthera
• Serbuk sari /pollen

2. Pembagian tumbuhan berdasarkan kedudukan gamet bunga:
• Monoseus/berumah satu yaitu tumbuhan yang memiliki 2 macam bunga yaitu bunga jantan dan betina pada satu pohon.
• Diosesus/berumah dua yaitu tumbuhan yang hanya memiliki 1 macam bunga aytiu bisa bunga jantan atau bungan betina.

3. Pada tumbuhan Gymnospermae
• Belum memiliki bunga yang sesungguhnya.
• Alat reproduksi berupa strobilus, mengandung daun buah dan serbuksari.
• Ex : Gnetum gnemon, Pinus merkusii

4. Pada tumbuhan Angiospermae
• Sudah memiliki bunga yang sesungguhnya
• Berdasarkan susunan bunganya dapat dibedakan menajdi :
Bunga tunggal yaitu dalam satu tangkai hanya terdapat satu kuntum bunga. Ex : Hibiscus rosa-sinensis
Bunga majemuk yaitu dalam satu tangkai terdapat banyak kuntum bunga. Ex : Helianthus anuus, Mimmosa pudica

• Macam bunga majemuk
Bunga Tandan , memiliki ciri-ciri :
Bertangkai nyata
Melekat pada ibu tangkai yang tidak bercabang
Ex : Ixora palludosa

Bunga Tongkol, memiliki ciri-ciri :
Tidak bertangkai pada bunganya
Melekat pada ibu tangkai ukuran besar dan bergerombol
Ex : Bunga ♀ pada Zea mays

Bunga Cawan, memiliki ciri-ciri :
Memiliki ibu ujung tangkai melebar dan merata
Berbentuk cawan/cakaram
Ex : Helianthus anuus

Bunga Bongkol, memiliki ciri-ciri :
Bunga manjemuk secara kesseluruhan
Berbentuk bola
Ex : Mimmosa pudica, Lamtoro dan petai Cina

BUAH
• Berkembang dari bagian sel gamet ♀ yang disebut bakal buah

1. Bagian buah
• Buah yang lengkkap tersusun dari biji, daging buah dan kulit buah.
• Kulit buah yang sudah masak biasanya terdiri dari epikarp, mesokarp dan endokarp. Terdapat pada Cocos sp, Kenari, Mangifera indica, Musa paradisiaca.

2. Fungsi buah
• Menyimpan cadangan makanan
• Membantu proses pemencaran tumbuhan.

3. Macam buah, secara umum :
• Buah tunggal yaitu buah yang dibentuk olehh satu bakal buah yang berasal dari satu bunga. Ex : Mangifera indica
• Buah agregat yaitu buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah yang berasak dari satu bunga. Ex : Anona muricata, Fragaria vesca, Srikaya.
• Buah majemuk yaitu buah yang terbentuk dari banyak bakal buah yang berasal dari banyak bunga. Ex : Ananas commosus, Artocarpus integra, Keluwih.

4. Macam buah berdasarkan jenisnya :
• Buah sejati yaitu buah yang terbentuk dari bakal buah. Ex : Mangifera indica, Avocado, Papaya sp, Semangka.
• Buah semu aytiubuah yang terbentuk dari bakal buah dan bagian-bagianlain dari bunga. Ex : Anacardium ocidentale, Fragaria vesca, Pyrus malus, Artocarpus integra.

BIJI
• Tebentuk dari bakal biji, hasil dari fertilisasi
• Terletak dalam bakal buah.
• Merupakan alat reproduksi generatif
• Bagian dalam terdapat embrio atau calon individu baru.

1. Fungsi biji
• Menyimpan cadangan makanan.
• Alat pemencaran tumbuhan.

KLASIFIKASI TUMBUHAN BERDASARKAN KEMAMPUAN PENYERAPAN AIR
1. HIDROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan air. Ex : Eicchornia crassipes, Lotus/teratai.
2. HALOFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. Ex : Bakau, Nipah.
3. MESOFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk hidup di lingkungan yang cukup air. Ex : Coffea, Coklat.
4. XEROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempunyai kemampuan untuk
Hidup di lingkungan yang kurang air/kering. Ex : Kaktus, Kurma.
5. HIGROFIT yaitu golongan tumbuhan yang mempuyai kemampuan untuk hidup di lingkungan yang lembab. Ex : Bryophyta, Pterydophyta.

About these ads
Categories: Biologi | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: